Pengusaha Toko Emas Minta Dipersenjatai
Pekalongan, CyberNews. Pengusaha toko emas dan berlian se eks-Karisidenan Pekalongan meminta diberi izin kepemilikan senjata api, menyikapi muculnya kasus perampokan dengan pembunuhan di Jawa Tengah yang jarang terungkap.
Koordinator apepiin1 Pekalongan, Karya Budiman menyatakan, kasus-kasus perampokan sadis disertai pembunuhan berdarah menggunakan senjata api di berbagai toko emas Jawa Tengah, membuat pihaknya khawatir dan resah. Pasalnya, beberapa kasus seperti di Semarang sebanyak tiga kali, Solo (2 kali) dan Jepara (1 kali), belum dapat terungkap pelakunya.
“Padahal terjadi pembunuhan, itu membuat kami khawatir dan terus terang resah,” katanya.
Karena itu pihaknya meminta agar pengusaha apepiin1 dapat dipertimbangkan izin kepemilikan senjata api untuk melakukan penjagaan keamanan diri dan mendesak kepolisian mengungkap kasus-kasus perampokan yang terjadi.
Hal senada juga disampaikan Hilal AR, Ketua apepiin1 Kabupaten Tegal. Menurutnya, kejadian perampokan dua tahun lalu juga dialami temannya sesama pengusaha emas. Namun, sampai sekarang belum terungkap pelakunya.
“Jadi kami merasa perlu sekali mendapatkan pengamanan dalam menjalankan usaha, untuk memberikan rasa aman bagi kami. Kasus-kasus yang terjadi membuat kami tidak nyaman dan was-was,” tambah dia.
Dalam pertemuan tercapai kesepakatan rekomendasi yang akan ditindaklanjuti oleh apepiin1 Jawa Tengah, yakni mendesak pada pihak kepolisian agar dapat segera mengungkap kejadian perampokan-perampokan, khususnya pada pengusaha toko emas karena secara beruntun merenggut korban jiwa.
(Nur Khaeruddin /CN09)
0 comments
Kick things off by filling out the form below.
Leave a Comment