Transaksi Sepi, Emas Tembus Rp 350.000/Gram

SURABAYA – SURYA Dalam sepekan terakhir, harga emas perhiasan di beberapa toko emas di Surabaya dan sekitarnya mengalami kenaikan drastis. Fluktuasi harga ini membuat penjualan perhiasan emas relatif sepi. Konsumen diyakini masih menunggu harga stabil. Seorang karyawan di Toko Emas Kencana, Dwi Sulistyowati mengatakan, sebenarnya harga emas perhiasan terasa mengalami kenaikan sejak akhir April lalu. Namun, kenaikan cukup tajam terjadi sepekan terakhir. “Kenaikannya beragam kisaran Rp 10.000-15.000 per gram. Emas 24 karat (98 persen), misalnya, sebelumnya di kisaran Rp 335.000-337.000 per gram, saat ini Rp 348.000-350.000 per gram,” kata Dwi, Senin (24/5). Kenaikan harga cukup signifikan juga terjadi pada emas perhiasan 70 persen. Saat ini, harga emas jenis ini menjadi Rp 280.000 per gram atau naik sekitar Rp 15.000 dibanding sebelumnya Rp 265.000 per gram. Dikatakannya, fluktuasi harga emas perhiasan kali ini cukup tajam, mengingat komoditas ini relatif stabil pada 1-2 bulan lalu. Saat itu, harga emas perhiasan 24 karat masih di kisaran Rp 327.000-328.000 per gram. Menurut Dwi, fluktuasi harga emas berdampak pada sepinya penjualan emas perhiasan. Ia memprediksi, konsumen menunggu perkembangan harga emas. “Mereka masih menahan, karena khawatir harga mengalami penurunan. Namun, jika trennya meningkat terus, bisa jadi konsumen ramai-ramai beli,” ungkapnya. Sekjen Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata (apepiin1) Jatim Ali Wahyudi mengatakan, fluktuasi harga emas perhiasan di dalam negeri memang tak lepas dari kondisi harga emas dan minyak dunia yang terus naik. Meski masih mengalami naik turun, jika dibanding bulan lalu harga saat ini

surya/dodo hawe

TETAP MENARIK – Seorang pembeli sedang bertransaksi perhiasan saat pameran perhiasan di Surabaya beberapa waktu lalu. Harga emas perhiasan terus merangkak naik. Pada Senin (24/5), komoditas ini diperdagangkan dengan harga Rp 350.000 per gram untuk perhiasan emas 24 karat.

mengalami kenaikan signifikan. “Harga emas perhiasan 24 karat misalnya, awal bulan ini di pasar rata-rata Rp 337.500 per gram. Namun kini sudah Rp 348.000 per gram,” ulasnya. Ironisnya, kalangan pengusaha emas mengeluhkan sepinya pembeli. Padahal, biasanya jika terjadi tren kenaikan harga, sebagian besar masyarakat akan memilih investasi emas perhiasan. “Ini karena momen kenaikan harga bersamaan dengan tahun ajaran baru sekolah. Sehingga, masyarakat memilih mengalokasikan dana untuk kebutuhan sekolah anak,” papar Ali. dio

0 comments

There are no comments yet...

Kick things off by filling out the form below.

Leave a Comment